Thursday, 4 July 2013

Long Way to Minions

Apa yang akan kamu lakukan jika kamu sedang berada jauh dari kota, dengan akses jalan yang jelek sampai taksi pun enggan menuju tempatmu dan kalau naik angkutan umum butuh waktu lebih dari sejam tapi kamu pengen Despicable Me 2?

Jawabannya sederhana. Ya udah, nonton aja.

Itulah yang kami berempat lakukan kemarin malam. Setelah saya dan Luluk benar-benar tersihir oleh Banana Song para Minions (iya kami sampai hafal liriknya, hafal banget) kami mulai meracuni Dadang dan Aji untuk nonton Despicable Me 2 dan berhasil. Mereka kepingin juga.

Setelah pulang kantor, makan dan ganti baju kami bergegas berangkat ke BSD City, kota terdekat. Naik apa , Nad? NAIK ANGKOT LAH. apalagi. Perjalanan mulai jadi berat ketika jalanan macet. Let's me describe to you. Jalanan Cicangkal Serpong itu rusak parah dan tiap hari dilewati truk-truk pengangkut pasir dari Serpong menuju Jakarta. Nah, how lucky we are, kemarin adalah saat ada satu truk tronton mogok dan jalanan macet parah. Kami terjebak, supir angkot bete dan menyuruh kami pindah angkot. Kami pindah angkot dan next supir angkot bete juga. Pupus sudah harapan kami untuk nonton DM2, memutuskan balik ke LAPAN saat next supir angkot ternyata memilih jalan alternatif menuju Prancis, Perempatan Cisauk, tempat dimana kami harusnya turun dan ganti angkot lagi. Setelah nego, ternyata next supir angkot menawarkan untuk mengantarkan kami sampai ke Teras Kota, mall tempat kami akan nonton. setelah nego, jatuh harga 50ribu.
Sorry for bad picts, diambil dari atas jembatan penyeberangan :D

Itu angkot apa taksi, Nad? Iya itu angkot -__-"

Dan ketika lewat jalan alternatif, ternyata jalanan yang kami tempuh bener-bener alternatif. Sempit dan melewati perkampungan. Yang serem adalah ketika di jalanan super sempit itu, angkot kami papasan dengan angkot lain. supir angkot menepikan angkot ke sebelah kiri yang saat itu saya sadar, sebelah kiri adalah lereng tanpa pembatas jalan dan jarak kami dari lereng itu kurang dari 30cm.

Tapi selamat kan, Nad? Alhamdulilah iya, buktinya ini masih bisa posting di blog.

Sesampainya di Teras Kota dan tolah-toleh di Blitz Megaplex karena cari tempat jual tiket (this is our first time on Blitz, maklum di Surabaya cuma ada XXI), kami antri juga dan antrian sudah mengular parah. Kami sudah kehabisan tiket yang tayang jam 19.40 karena hanya tersisa baris paling depan, akhirnya pilihan jatuh pada DM2 3D jam 20.20. Tadinya agak males beli tiket 3D karena lebih mahal, tapi ternyata ngga nyesel beli tiket 3D.
Lumayan dapet seat belakang meskipun ngga di tengah :)


Sepanjang film, saya dan Luluk nggak bisa berhenti ketawa. LUCU. LUCU BANGET. Apalagi kalau bukan minions. Apalagi pas diakhir film ada lagu super lucu, Underweaaaar... Apakah itu? tonton sendiri saja. :D

Kalau dari segi cerita, menurut saya cerita lebih kuat di Despicable Me. Despicable Me 2 rasanya bener-bener menjual kelucuan dan ketololan para Minions dan itu ngga salah karena memang alasan pengen nonton DM2 ya karena Minions. Jadi meskipun plot ceritanya sangat tertebak, karena kelucuan minions I give 8 out of 10 stars for Despicable Me 2.


tempat belajar