Friday, 24 February 2012

Lebih Baik Menginspirasi daripada Menginstruksi


Saya makin percaya ngomong itu memang jauh lebih mudah daripada bertindak, menyuruh lebih enteng daripada mencontohkan dan menginspirasi jauh lebih sulit dari sekadar memberi instruksi.

Semua ini berawal dari dua minggu lalu. Salah seorang kawan saya meminta saya membantunya menjadi narasumber pelatihan jurnalistik di salah satu MAN di Jombang. Saya merasa bingung, dengan latar belakang keilmuan saya yang ngga ada jurnalistiknya sama sekali ini, saya mau kasih materi apa?
“Blog.” Teman saya itu menjawab dengan ringkas.
“Kita arahkan jadi semacam citizen journalism gitu, Nad”. Oke, saya setuju. Materi soal jurnalistik termasuk citizen journalism itu bagian kawan saya sementara saya cukup soal blog. Tapi pengetahuan blog macam apa yang akan saya bagi?
Akhirnya, saya membagikan pengalaman ngeblog beserta keuntungannya dan juga motivasi biar para peserta pelatihan itu rajin ngeblog. Di akhir materi saya meninggalkan contact person berupa akun twitter.
Selang beberapa hari, ada satu peserta yang mengontak saya via twitter

Saya merasa malu, blog saya ini rasanya sudah lama sekali jamuran. Saya malu, mengajak mereka rajin ngeblog sementara saya masih mengeluh dengan tugas kuliah yang bejibun padahal tiap hari juga ngetwit terus.
iya, saya sendiri susah konsisten :(


saya juga sering kehilangan semangat :(



#notedToMySelf
Terima kasih ya adek-adek, setiap ingat kalian saya jadi ingat untuk ngeblog. 

Saya jadi sadar lebih baik bertindak daripada sekadar bicara, lebih baik mencontohkan daripada menyuruh dan lebih baik menginspirasi daripada menginstruksi.

tempat belajar