Saturday, 26 November 2011

Dua Orang Manusia


Dua orang manusia duduk saling berhadapan. Tanpa kata bersahutan. Hanya sesekali mata mereka bertatapan. Selebihnya, diam.

Dua orang manusia berjalan bersisian. Tanpa perlu saling bergandengan, hati mereka sudah bertautan.

Dua orang manusia membaca bersamaan. Membaca perasaan yang sering kali digembar-gemborkan orang. Tersipulah mereka, dengan senyum merona merah. Rindu itu sudah pecah. Tak lagi galau, tak lagi gelisah.

Dua orang manusia berucap bersamaan.
“Hatiku ini sudah kuserahkan. Hatimu itu sudah kuamankan. Maukah menjadi rekan perjalanan dalam kehidupan?”.

Aku yang mendengar berucap lirih,”Itu mantra, Itu cinta”.

Keduanya berjalan menuju matahari yang sinarnya malu-malu
memulai dari awal untuk mengeja rindu

Kamu yang melihat berbisik pelan,”Sayang, itu kita, bukan?”


Kampoeng Ilmu, 26 November 2011

tempat belajar