Thursday, 28 July 2011

holiday wholeday part 1


Saya menyebut liburan kuliah saya kali ini sebagai traveling yang sebenarnya. Bermula dari awal liburan, begitu UAS saya selesai, saya langsung meluncur ke karimun jawa bersama tante saya yang masih berjiwa muda. Pengalaman itu menjadi sangat menarik buat saya karena untuk pertama kalinya saya akan naik kapal, untuk pertama kalinya saya akan menjejakkan kaki di luar Jawa. Dan saya ngga kecewa sebab Karimun Jawa luar biasa memesona!

Berbeda dengan pantai-pantai pesisir selatan Jawa dengan ombak-ombak besar yang pernah saya datangi, laut Jawa di sekeliling Karimun Jawa sangat tenang ketika saya tiba disana. Saya rupanya cukup beruntung mengalami pelayaran dengan laut yang ‘lembek’, istilah orang Karimun untuk laut yang tenang.

Setelah perjalanan enam jam di kapal ekonomi, akhirnya saya tiba di dermaga Karimun Jawa. Saya sudah di sambut oleh agen wisata—ya, saya memilih menggunakan jasa agen. Meskipun tidak murah sekali, tapi lumayanlah untuk kantong mahasiswi—dengan es kelapa muda dingin. di sana saya di kelompokkan bersama wisatawan lokal lain yang menggunakan jasa agen wisata yang sama.

Dengan membayar Rp 450000, saya sudah dapat tiket kapal PP, biaya penginapan di homestay, makan selama 3 hari 3 malam, sewa kapal, sewa alat-alat snorkeling, sewa guide, dan tentunya dokumentasi foto underwater dan upwater.

Karimun jawa adalah kepulauan di laut Jawa yang masih termasuk wilayah kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Terdiri dari 27 pulau namun hanya 5 pulau yang dihuni. Dari 27 pulau tersebut saya berkesempatan mengunjungi 6 pulau, pulau Karimun Jawa itu sendiri, pulau Kecil, pulau Cemara Besar, pulau Cemara Kecil, pulau Menjangan kecil dan pulau Gosong. Selain pulau Karimun Jawa, pulau-pulau yang saya kunjungi adalah pulau-pulau tak berpenghuni.
nemo, bukti saya sampai karimun jawa dan terumbu karang yang cantik

jump-jump-jump on Gosong Island!

Laut yang dangkal dan jernih, membuat snorkeling menjadi aktivitas wajib tiap perahu ditambatkan. Kadang saya snorkeling di dekat pantai, kadang pula di tengah laut. Bergantung pada terumbu karang mana yang bagus untuk dilihat. Sayangnya karena saya tidak bisa berenang dan mengandalkan pelampung untuk snorkeling, saya ngga bisa dapat foto bagus di atas karang. Tapi saya sudah cukup puas bisa melihat langsung ratusan macam ikan berenang di rumah asalnya, bermain-main di sela-sela terumbu karang yang beraneka warna dan bentuk, dan merasakan birunya laut dan jernihnya langit. Pasir-pasir pantai yang rata-rata adalah pasir putih memukau saya. Dan karena pada dasarnya saya tidak suka tempat-tempat crowded, pantai-pantai itu jadi terasa seperti surga. Hanya ada saya dan rombongan kecil saya dan pantai-pantai tropis itu kami nikmati sendiri.

Saat malam, saya menyempatkan diri ke dermaga Karimun Jawa yang sepi. Di sana, saya merebahkan badan, memandang langit. Beruntung langit sedang cerah, berjuta bintang seolah dihamparkan bagai permadani. Yang luar biasa, permadani itu berkelip dan seolah bergerak. Yang membuat saya terkenang, deburan-deburan ombak yang melebur tepat di bawah saya. Dan angin laut terasa begitu syahdu membelai.

Meskipun Karimun Jawa dan keindahan laut dan pantainya begitu memukau saya, tinggal terlalu lama akan menimbulkan kejenuhan. Sebab wisata di Karimun Jawa masih melulu snorkeling dan pantai. Jadi untuk anda yang berencana berlibur kesana, saya rasa 3 hari adalah waktu yang cukup.

Setelah 3 hari yang indah itu, liburan saya masih belum berakhir..

tempat belajar