Monday, 6 January 2014
Friday, 13 December 2013
Taman
Thursday, 14 June 2012
Allah Mendengar
Bagi sebagian orang, ini memang bukan sesuatu yang besar. Tapi untuk saya, ini cukup untuk bersyukur.
Thursday, 26 January 2012
Sunday, 11 September 2011
Dia: halo, ini nada haroen?Saya : ya, ini nada.Dia : lho, saya mau bicara sama nada.Saya : ya, saya ini nada.Dia : ini nada apa CEWEKNYA nada sih?Saya : YA INI NADA.Dia : Oh, jadi nada itu CEWEK ya.. HAHAHA, saya kira cowok sih soalnya namanya pake HAROEN.
| sungguh tega wajah kalem begini disebut tomboy :D |
Thursday, 23 June 2011
Ini adalah malam galau. Besok pagi saya ada UAS mata kuliah Organisasi Komputer dan saya belum paham apapun (baca: belum belajar sama sekali) saya malah tergoda ini-itu, mulai dari tergoda jajan, main sama sepupu kecil saya sampe nemenin tante saya belanja ke minimarket deket rumah.
Ujung-ujungnya saya online, conference YM sama temen-temen SMA saya dan blog walking. Saya ngga sengaja nemu tumblr temen sejurusan dan baca. Dan terhanyut. Bukan karena apa-apa, tapi karena temen saya itu menulis seperti bercerita dan saya jadi sadar saya udah lama banget ngga nulis seperti itu.
Postingan-postingan saya sekarang lebih ke pikiran-pikiran saya, bukan ke perasaan saya, dengan gaya bercerita baku dan sok-sok jurnalis.
Saya ternyata rindu menulis dengan lepas, menulis dengan hati yang bebas. Menulis seperti bercerita. Dan malem ini saya ingin bercerita banyak hal, sebodo amat deh besok UAS ( oke, ini jangan ditiru)
Setahun saya di Surabaya ini, saya nemu banyak temen yang asyik dan seru banget. Mulai dari temen sekelas yang paham kegokilan saya, temen-teman yang punya minat di organisasi, temen-temen jago ngoding dan masih banyak lagi. Saya sayang semua temen saya itu, bener-bener sayang. Mereka lah yang bikin Surabaya ngga sepanas yang sebenarnya, mereka yang bikin TC ngga seruwet aslinya.
Dan detik-detik menjelang pengumuman SNMPTN ini bikin saya galau. Di satu sisi-sisi saya pengen banget universitas inceran saya itu tapi di sisi lain, saya udah sayang banget sama temen-teman saya ini, ternyata saya udah mulai sayang sama jurusan saya.
Meskipun tiap kali ditanya temen, saya jawab dengan mantap akan pindah kalau diterima, dalam hati saya ragu juga. Benarkah teman-teman saya nantinya akan sehebat teman-teman TC saya? Benarkah mereka nanti adalah teman-teman yang dengan senang hati bantuin temannya? Benarkah mereka nanti adalah teman-teman yang mendukung saya?
Saya ngga tahu dan saya galau.
Saya ngga yakin seratus persen saya bakal diterima. Tapi saya pengen diterima. Usaha saya untuk meyakinkan keluarga untuk pindah udah pol-polan dan kini ketika keluarga saya berkata ya, justru teman-teman saya yang bikin saya galau.
Saya nggak akan lupa pengkaderan kita, makan siang rame-rame di plaza lama lantai dua, bikin bendera himpunan, arak-arakan pas SW, parodi IIE di Tunjungan Plaza, juga hutan-hutan pinus saksi SYS kita. Saya nggak akan lupa kalian semua teman.
![]() |
| saya sayang kalian semua, TC 2010 :') |
Yeah, I do, I do, I do love you..
Ngomongin soal love, aiih.. should I tell you, readers? Saya jadi malu.. :">
Yang jelas, setahun setelah dia pergi, saya masih yaman sendiri. Setahun setelah saya resmi mandiri, saya masih asyik dengan sepi. ini rekor single terlama saya, dan ternyata asyik juga. saya ndak perlu capek-capek mikiran orang karena ternyata untuk mikirin diri sendiri dan keluarga dan sahabat aja waktu masih kurang. haha :))
tapi emang sih ada seseorang sempat memberikan saya senyum dan kebaikan hati dan saya sempat merasa 'nyaman', tapi saya buru-buru sadar laki-laki itu memang baik, tapi tak Cuma kepada saya. Alih-alih capek kegeeran, lebih baik saya rajin berteman bukan?
Nah, laki-laki yang mencuri hati, saya nggak akan mencuri hati kamu, karena saya tahu, saya nggak mampu. Saya cukup bahagia jadi temanmu, karena untuk berharap lebih, saya rasa belum waktunya, bukan tingkatan saya untuk merasai cinta.
Saya nikmati saja senyum kamu dari kejauhan, saya nikmati saja..
Friday, 18 March 2011
Saya lagi asyik-asyik muter-muter di timeline dan si pocong itu posting..
Thursday, 7 October 2010
Entah kapan saya pertama kali mendengar lagu ini, yang saya ingat saya jadi mulai tertarik dengan lagu ini ketika dalam acara Wahana Kreasi Siswa di SMA saya (semacam pensi) ada satu band yang menampilkan lagu ini, saya ingat siapa vokalisnya, Ito. Karena memang saya suka jenis vocal macam punya Ito dan karena lagu ini memang ciamik punya, saya jatuh cinta dengan lagu ini.
Lantas ketika sekitar sebulan yang lalu saya ke Jogja, sobat saya, partner in crime saya, Chaty, berbaik hati meng-copy-kan lagu ini untuk saya. Jadilah, sejak hari itu, lagu ini tidak pernah enyah dari playlist saya. Suara Andre Hehanusa yang seempuk bantal, instrument musik akustik—ya, saya jatuh cinta dengan musik akustik—juga lirik lagu yang sangat romantis membuat saya tidak bosan mendengar lagu ini, dan inilah liriknya:
Sunday, 26 September 2010
Untuk Ibu'
Ibu', saya akan baik-baik saja. saya akan berusaha sholat di awal waktu seperti Ibu, berusaha membaca Al-qur'an setiap ada kesempatan, berusaha makan tepat waktu, berusaha kuliah dengan serius, berusaha mencintai informatika, berusaha mengakrabi surabaya, berusaha menjaga diri sendiri dan amanah ibu sebaik mungkin, berusaha tidak ngebut kalau naik motor, berusaha agar tomboy saya tidak kumat, berusaha agar lebih efisien menggunakan waktu, berusaha menerapkan nilai-nilai kehidupan yang sering kali ibu ajarkan.
Ibu', saya sedang tumbuh menjadi gadis dewasa. di kota, saya akan menghadapi banyak macam manusia, di kota saya akan menghadapi banyak persoalan yang harus saya pecahkan sendiri. di kota, saya diuji, apakah yang telah ibu ajarkan selama ini saya serap dengan sungguh-sungguh, apakah meskipun Ibu' tidak melihat saya, setiap nasihat Ibu' tetap saya ugemi.
Wednesday, 11 August 2010
SOAL TUANMUDA
Sebenarnya, saya tidak pernah merencanakan akan menulis series ini, tapi ketika ternyata saya melihat ada jalan panjang yang bias saya lalui dan saya bagi dari cerita ini, mulailah saya menulisnya.
Pertanyaannya, kenapa di facebook?
Sebab, saya ingin teman-teman saya yang betul-betul mengenal saya lah yang bisa membacanya dan memberikan saran dan kritik yang pas untuk saya karena mereka betul-betul mengenal saya. Sedangkan blog? Saya tidak menganggap series saya itu bagus, tapi setidaknya layak baca. Saya tahu begitu mudahnya plagiarisme di ranah blog, dan itu yang ingin saya hindari. Bukan bentuk kesombongan, saya hanya ingin melangkah hati-hati. Sebab, jujur saja saya punya rencana besar untuk series saya itu. Apakah rencana itu? Masih rahasia. Hehe..
Bagaimana sambutan teman-teman?
Untuk ukuran saya, penulis amatiran, sambutan teman-teman WOW sekali. Mereka mensupport saya untuk terus menulis dan menikmati series yang saya tulis. Beberapa bahkan memberi semangat luar biasa, seperti,
komen soal the series
Semangat saya benar-benar terpacu, saat itu saya berjanji, saya harus menghasilkan sesuatu yang nyata. Untuk orang-orang yang telah mendukung saya dengan tulus ini.
Oke, sekarang cerita soal series itu ya. Jadi, sebenarnya tuanmuda the series adalah roman tuanmudan dan pasangannya, nonamuda. Saya memposting potongan-potongan cerita yang terjalin dalam sebuah alur. Sedangkan cerita lengkapnya, masih rahasia dong. Di note itu, saya hanya menceritakan soal hubungan mereka tetapi sesungguhnya cerita lengkapnya tidak hanya berkisah soal itu saja. Terus soal apa? Sekali lagi, masih rahasia.
Bukannya saya pelit info dan sok penting, saya hanya tidak ingin terlalu mengumbar terlalu banyak sesuatu yang belum pasti. Hehe..
Satu yang bikin saya agak heran, teman-teman saya mengira bahwa series itu BUKAN FIKSI. Mereka menganggap sayalah nonamuda. Hmm..
Baiklah, kali ini saya akan klarifikasi.
Beberapa plot utama, memang saya ambil dari kisah nyata. Kisah nyata siapa? Rahasia doong (lagi-lagi rahasia). :-D
Tokoh nonamuda dan tuanmuda memang mengacu pada TOKOH NYATA. Siapa keduanya? Hanya saya, sang Tuanmuda dan Tuhan yang tahu.
Saya kasih sedikit bocoran soal Tuanmuda, dia Pria muda, usia antara 20-25, kuliah di sebuah PTN nomor wahid di Indonesia, berprestasi dan saya kenal baik dengannya. Orangnya, ya kurang lebih seperti dalam series itu. :-D
Secara fisik, dia tinggi, saya nggak mau bilang Tuanmuda cakep nanti Tuanmuda GR, kalo dia sih bilang, banyak yang naksir dia, nah bisa teman-teman simpulkan, kira-kira seperti apa Tuanmuda. :-D
Nonamuda, seorang Gadis muda, usia dibawah 20, tinggi sedang, wajah standart dan sifat lainnya seperti yang ada di series itu.
Cukup kan, klarifikasinya? Semoga Puas. hehehe..
Once more, thanks for reading my series. It means a lot.
So, this posting is dedicated for my friends who has read my series and support me, your supports is meaningful.
Thursday, 29 July 2010
nada = nothing
Nada may refer to:
• A Portuguese word meaning "nothing", used in English with the same meaning since at least 1867.[1] It comes from the Latin word "nata" (small, insignificant thing; literally (thing) born).[2]
• An Arabic word for "dew", and is used as a female given name in that language.
• A South-Slav word meaning "hope", and is also used as a female given name in South Slavenian languages
• Nāda in ancient Indian metaphysics is the spiritual sound that fills the entire cosmos
• The Persian meaning of this name (Nadah) is "the sound of God"
Lumayan bagus juga artinya, kecuali dalam bahasa Portugis. Ya Allah, masa nothing gitu sih, kalo none sih iya. Haha.
Tapi saya jadi mikir, emang apa sih yang udah saya berikan untuk dunia ini? Eum, terlalu muluk, apa yang udah saya berikan untuk negara saya? Masih muluk juga, apa yang saya berikan untuk lingkungan dan keluarga saya? NOTHING.
Saya belum memberikan sesuatu yang berarti. Hidup saya masih flat. Belum bermanfaat. Hiks, berasa pengen nangis. Tapi saya justru harus optimis! Semua berasal dari ketiadaan sebelum menjadi ada. Dan ketiadaan akan terus menjadi tiada selama saya tidak berbuat apa-apa.
Saya rasa, saya mulai harus berpikir sekarang tiap melakukan sesuatu, apakah itu punya arti minimal untuk saya dan Tuhan? Syukur-syukur orang lain dan lingkungan?
Saya harus bisa membuktikan, bahwa saya memang patut diharapkan, seperti arti hope dari bahasa slovenia itu. Saya juga harus bisa menyuarakan keadilan, sebab, kata orang persia, Nada adalah suara Tuhan.
Teman, apa arti namamu? Sudah mencari tahu?
Sunday, 16 May 2010
Tapi sekarang masa itu udah terlewati. Alhamdulilah saya sudah lulus Ujian Nasioanal dengan nilai yang ngga jelek-jelek amat. Rata-rata di atas 8.5 udah luar biasa deh buat saya yang ngga pernah ikut bimbingan belajar ini.
Sebenarnya, awal-awal kelas 3 saya agak sangsi dengan ke-tidak-ikut-serta-an saya dalam bimbel manapun sementara teman-teman saya berbondong-bondong ke bimbel. Temen saya yang paling pinter di kelas pun juga ikutan bimbel. Tapi saya? Tidak. Jadi agak minder begitulah. Tapi karena emang saat itu saya ngga punya duit dan Ibuk saya khawatir madrasah saya terbengkalai, saya ngga ikut bimbel. Seumur hidup emang saya belum pernah ikut bimbel jadi pada awalnya pengen banget gitu, tapi setelah dihadapkan pada kenyataan ngga punya duit. Okelah. Saya menerima. Belajar sendiri aja.
Trus, pas mau masuk perguruan tinggi. Ibuk saya ngga memperbolehkan saya ‘melakukan perjalanan ke barat’ alias ngga boleh ke UI atau ITB. Pilihannya cuma dua Jogja atau Surabaya. Jogja karena mas saya kuliah di UGM, Surabaya karena ada paman saya di Surabaya. Jadilah saya Cuma daftar UGM pada awalnya.
Semula saya berharap banget bisa masuk UGM. Saya coba lewat jalur PMDK, tapi gagal. Saat itu, saya kurang bisa menata hati jadinya ya, agak remuk begitulah. Tapi saya tetep berusaha bangkit dan daftar UGM lagi lewat jalur Ujian Masuk.
Sementara saya nunggu pengumuman UGM, ‘seseorang’ menasehati saya buat daftar UII juga. Buat jaga-jagalah kalo UGM ngga diterima lagi. Saya manut. Saya daftar dan alhamdulilah saya diterima di UII. Tapi UGM menolak saya. Lagi. Jujur saya nangis saat itu. Mas saya bisa diterima di UGM kok saya nggak. Tapi lambat laun , saya sadar, emang belum jalan saya kok ya.
Akhirnya saya daftar ITS, PMDK lagi. Saat itu saya udah berusaha ‘noto ati’. Siap dengan kemungkinan terburuk, di tolak lagi dan kuliah di UII yang mahal banget itu. Tapi noto ati ternyata ngga semudah itu. Saya masih sering sulit menerima kenyataan semisal saya ditolak.
karena semua membutuhkan proses, lambat laun, saya menerima. Doa saya ngga lagi,” Ya Allah, semoga saya masuk UGM, semoga saya masuk ITS” tapi menjadi ,” Ya Allah, saya mohon tempatkan saya di universitas yang terbaik bagi saya menurutMu”. And it works on me. Saya jadi lebih siap kalo saya harus di terima di UII. Toh itu emang yang terbaik.
Dan benar, ketika kita sudah ikhlas dan siap menerima apapun takdirNya, Allah memberikan surprise untuk kita. Alhamdulilah saya diterima di ITS. Saya pikir selama ini kenapa saya ditolak UGM adalah karena saya belum bisa ikhlas. Ikhlas memang berat. Tapi percayalah, ada surprise dari Allah ketika kita sudah ikhlas.
Saya ngga mau bilang saya udah ikhlas, Cuma saya sebelum pengumuman uda siap dengan kata “tidak”. Dan itu justru membawa saya kepada kata Ya.
Alhamdulilah. saya sekarang udah resmi jadi calon mahasiswi ITS.

Tuesday, 2 March 2010
Way Back Into Love
Songwriters: Schlesinger, Adam
I've been living with a shadow overhead
I've been sleeping with a cloud above my bed
I've been lonely for so long
Trapped in the past, I just can't seem to move on
I've been hiding all my hopes and dreams away
Just in case I ever need em again someday
I've been setting aside time
To clear a little space in the corners of my mind
All I want to do is find a way back into love
I can't make it through without a way back into love
Oh oh oh
I've been watching but the stars refuse to shine
I've been searching but I just don't see the signs
I know that it's out there
There's got to be something for my soul somewhere
I've been looking for someone to shed some light
Not somebody just to get me through the night
I could use some direction
And I'm open to your suggestions
All I want to do is find a way back into love
I can't make it through without a way back into love
And if I open my heart again
I guess I'm hoping you'll be there for me in the end
oh, oh, oh, oh, oh
There are moments when I don't know if it's real
Or if anybody feels the way I feel
I need inspiration
Not just another negotiation
All I want to do is find a way back into love
I can't make it through without a way back into love
And if I open my heart to you
I'm hoping you'll show me what to do
And if you help me to start again
You know that I'll be there for you in the end
oh, oh, oh, oh, oh
lagu ini, saya banget. Saya adalah tipe orang yang mudah kesengsem dengan lagu romantis macam ini. Hehehe,
And if I open my heart again
I guess I'm hoping you'll be there for me in the end
oh, oh, oh, oh, oh
aduuuuh, tu kan saya cengar-cengir sendiri denger lagu ini.
selain lagu ini, lagu yang bikin saya cengar-cengir juga lagunya jason marz, Mr. Curiosity. very recommended song, deh!
oke, oke, balik ke kehidupan nyata. mari belajar matematika kembali. :D
Saturday, 14 November 2009
wajah baru
Saya seneng banget nih sekarang tampilan blog saya udah lebih enak dimata dan berasa lebih eksklusif aja. *halah*
Soalnya, template blog ini dibikinin sama temen kakak saya yang baik hati sekali. Namanya mas Fauzan. Jadi ceritanya saya ditawarin gitu deh, “Mau nggak blogmu dibikin jadi bagus?”
Tentu langsung saya jawab mau dong!! Dan hasilnya, taraaa..
Seperti inilah, lebih apa ya? Lebih bagus lah pokoknya. :-)
Kenapa saya bilang eksklusif?

coba scrool sampe pojok bawah atau Lihat deh gambar di atas, disitu kan ada tulisan theme by harunasoul. Tadinya kan kalo pake template download hasilnya pasti theme by source_template¬nya_apa_gitu. Nah, karena sekarang by saya sendiri, harunasoul :) jadi saya ngerasa eksklusif getoo.. :-D
Hahahahaha *tawa penuh kepuasaan*
Kalau buku tamu itu, sebenarnya chatbox. tapi dibikin baru muncul kalo pointer mouse diarahin kesitu. buat saya yang nggak ngerti soal html dan design, that's cool man!!!
kalo yang udah ahli, mungkin nggak seberapa ya. tapi buat saya yang buta dunia begini, sekali lagi, THAT'S COOL!
Selain itu, sekarang saya mulai mikirin konsep blog ini. Udah nggak saatnya, blog ini Cuma jadi tempat sampah saya dalam berkeluh kesah doong. Saya pengen gitu ngasih tema blog ini, tapi *doeeng* bodohnya saya, saya nggak tahu tema apa yang mau saya pakai.
That’s way, blog ini saya ganti jadi Pelataran Nada. Sekadar kata kok kayaknya uda nggak pas lagi ya..
Oke, back to theme..
Kalau soal resep masakan, saya nggak bisa masak. Kalau soal fashion, model baju saya aja jadul semua :-D, kalau soal pendidikan, ilmu pengetahuan, :-S saya yang dudul ini jelas nggak tahu apa-apa.
Jadi sekarang masih searching tema gitu.. ada yang mau kasih saran???
Saturday, 29 August 2009
Jadi begini, saya merasa kalu saya memposting tulisan di facebook ,akan lebih banyak di baca orang daripada saya post di blog. Buktinya jelas, cerpen-cerpen saya langsung disambut dengan antusias. Berbeda sekali dengan blog dan multiply. Sepi..
Salah saya juga sih, kurang pandai mencari relasi di dunia maya. Tapi semoga, dengan ke-intens-an yang bertambah, begitu juga teman saya bertambah di dunia maya ini.
Soal facebook, saya merasa sangat banyak manfaatnya untuk saya. Bagaimana tidak, lewat facebook, tulisan-tulisan saya akhirnya dapat dibaca oleh sastrawan-sastrawan tanah air. Gimana nggak ‘bangga’ tuh..
Awal mula dari kisah ini begini. Saya memiliki sosok seorang idola, Gus Mus. Sosok kiai yang sangat mengayomi dan menjadi panutan. Oleh beliau, saya disarankan untuk membagi tulisan-tulisan saya di facebook agar bisa dinilai oleh orang lain dan tahu, sejauh mana kualitas tulisan saya.
Saya manut, akhirnya, cerpen saya yang berjudul ‘SURAT’ saya posting. Tak ketinggalan, Gus Mus ( akun facebooknya SIMBAH KAKUNG) juga saya tag. Sambutan yang saya terima lumayan, komentar-komentar atas cerpen saya itu membuat saya tambah semangat saja. Tapi, saya tunggu-tunggu komentar dari Gus Mus kok nggak ada.
Paginya saya terkejut ketika melihat notifikasi. Ternyata Gus Mus me-repost tulisan saya itu dan men-tag sastrawan-sastrawan seperti Sitok Srengenge dan Timur Sinar Suprabana. Air mata saya mengalir. Antara bahagia dan haru. Saya tidak menyangka Gus Mus sepeduli itu terhadap saya. Saya menjadi semakin mengidolakan beliau. Terima kasih, Simbah Kakung..
Friday, 10 July 2009
LIBURAN!!!!
mengejar ombak di parangtritis
Liburan kali ini bener-bener liburan buat saya. Otak saya seger kembali. Sampai berhari-hari nggak sempat ngurus blog dan menuliskan pengalaman serru selama liburan ini. Soalnya mulai dari acara ZEBRA kemarin, acara yang lain udah banyak nyusul.
Mulai dari acara akad nikah sepupu saya di Magelang, dek Wafi, tanggal 30 Juni. Jangan kaget, walaupun saya panggil dek, tapi usianya jauuuuh di atas saya. Saya panggil dia dek, soalnya dia putri dari bulik saya, adik Abah. Acara nikahan dek Wafi sederhana saja, tapi auranya.. masyaallah air mata saya sampai ndleweran. Agak heran juga saya ini, mata saya ini kok gampang sekali bocor. Hehehe.. di acara itu, otomatis saudara-saudara pada kumpul dong. Seru deh! Saya sempet nginep juga di tempat bulik, kumpul sama sepupu samapai lupa waktu. Malamnya, sekitar jam 10an gitu, kami nonton film di komputer, Perempuan Berkalung Sorban.
Buat siapapun yang pernah nonton film ini, saya cuma pengen ngasih tahu. NGGAK SEMUA PESANTREN KAYAK GITU. Memang ada, tapi nggak semua. Dinamika kehidupan pesantren memang nggak gampang dipahami oleh orang yang nggak ada di Pesantren. Gregeten sendiri saya, lihat buku-buku dibakar di film itu, kok kesannya pesantren salaf itu kolot banget. Apalagi waktu roman Bumi Manusia dibakar, tercabik-cabik hati saya. Saya langganan baca buku Pramudya dan semua baik-baik saja. Keluarga saya nggak pernah protes. Nggak otoriter. Demokratis sekali dan sesungguhnya pesantren salaf yang demokratis itu banyak sekali.
Okelah untuk urusan cinta di film itu, mengharukan dan cukup membuat mata saya kering. Akan tetapi untuk urusan pesantrennya, ndilalah Hanung bukan orang pesantren jadi dia menggambarkan seperti itu. Ya, ndilalah.
Oke, lanjut ke liburan saya berikutnya.
Tanggal 5 Juli saya berangkat ke Surabaya. Nikahan dek Wafi lagi, tapi di tempat mempelai pria, namanya Zakaria Mukhtar. Selamat menempuh hidup baru ya.. semoga damai selalu, halah..
Walaupun di Surabaya, saya nggak jalan-jalan kemana-mana. Tapi ngglundung. Soalnya naik mobil, kan ban mobil ngglundung, bukan jalan. Hehehe.. di Surabaya, saya nggak lama, lanjut ke Jember. Ke tempat Mertua Paklik saya, Lik Labib. Adik ipar Paklik saya itu nikah juga, tapi sebenarnya tanggal 12 Juli. Karena keluarga Magelang tidak bisa kondangan hari itu, maka kondangan pun digasiki. Sekalian mumpung sudah sampai Surabaya.
Perjalanan Surabaya-Jember ternyata sama jauhnya dengan Magelang- Surabaya. Kemeng juga pantat saya di jejalkan terus di jok. Tapi tak apalah, kolo-kolo. Ada pengalaman menarik sewaktu saya mampir di salah satu POM bensin di daerah pasuruan ( kalau nggak salah ).
Ada seorang nenek tua yang mengumpulkan sampah plastik. Ketika ada kulit pohon kering ( blarak tipis ) nenek itu mengambilnya, kemudain duduk di pojokan. Saya menghampiri beliau. Sekedar menanyakan dimana rumahnya, bagaimana keluarganya. Suami nenek itu sudah meninggal, beliau sekarang tinggal dengan anak dan cucunya. Nenek itu bercerita, dia sekarang sudah tak mampu bekerja. Orang-orang sudah enggan menggunakan tenaganya. Jadi yang bisa beliau lakukan adalah mengumpulkan sampah plastik kemudian menjual kembali kepada pengepul. Kalau sedang mendapat sedikit, beliau mencari kayu untuk bahan bakar. Minyak tanah dan gas mahal, begitu ujar beliau. Blarak yang tadi belaiu ambil pun, juga untuk bahan bakar memasak besok.
Mendadak mata saya memerah. Orang setua ini, masih semangat dalam menjalani hidupnya. Dalam wajah beliau yang teduh itu, saya tak melihat ada wajah mengeluh. Keriput-keriput di wajahnya justru menggambarkna rasa syukur. Saya kemudian teringat kepada pengemis-pengemis yang sering ada di jalan atau di pasar. Mereka sesungguhnya mampu bekerja, tapi mereka enggan. Saya kadang gemas dengan tingkah mereka. Hidup dari belas kasihan orang lain buat saya hidup yang tak ada artinya. Berbeda dengan nenek yang saya temui, beliau masih begitu gigih.
Saya kemudian beranjak ke mobil. Saya ingat, sebelum pelang dari Surabaya, kami memiliki roti cukup banyak yang belum dimakan. Saya ambil salah satu tas, kemudian roti-roti itu saya masukkan. Kira-kira empat atau lima. Roti-roti itu cukup besar dan cukup membuat kenyang. Saya hautrkan tas itu kepada nenek itu. Wajah beliau berkaca-kaca saat saya berkata bahwa roti-roti ini untuk cucu nenek. Gantian mata saya yang berkaca-kaca saat beliau mengatakan bahwa Allah lah yang akan membalasnya. Kemudian, kardus-kardus makan kami yang masih penuh namun belum termakan, saya haturkan juga. Berkali-kali beliau mengucapkan terima kasih. Berkali-kali saya merasa haru. Merasa begitu bahagia saat melihat sajah nenek itu bahagia memakan makanan yang saya berikan.
Sayang, saya belum sempat bertanya nama beliau.
Terima kasih nek, telah mengajariku hidup itu harus dihadapi dan Tuhan yang akan mengaturnya. Terimakasih untuk wajah berbinar-binar yang membahagiakan. Terimakasih.
That ‘s the story. Back to my trip.
Sepulang dari Jember, kami ke Surabaya lagi. Mampir ke tempat Lik Ma’ruf sebab kemarin belum sempat singgah. Seblum samapai disana, kami sempatkan diri dulu, mampir ke Lumpur Lapindo. MasyaAllah, SubhanaLlah.
Ternyata lumpur sidoarjo ( LUSI) itu Luaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaas sekali. Sangking uasnya, kalau hendak mengitari seluruh tanggul perlu waktu tak kurang dari setengah hari. Saya melihat bagaimana sumber lumpur itu tertutup kabut panas, sebab sangking panasnya. Baunya, masyaAllah, menusuk hidung. Yang saya dengar, Lusi menggenangi 3 kecamatan dan 16 desa. subhanaLlah..
Ketika saya amati, ternyata permukaan lumpur itu tidak rata, tapi agak menyembul di tengah. Di bagian tepi, yang ada hanya air berwarna abu-abu, sedangkan lumpur menggenang di tengah. Tanggul terus di pertinggi, sebab lumpur terus menyembur tak mau di ajak berkompromi. Alam protes terus disiksa. Saya hanya bisa mengelus dada.
Okay, back to the trip. Hari kamis kemarin, tanggal 9 Juli ada Scientific Tour (ST) yang diadakan anak-anak KIR. Saya jelas ikutan dong. Walaupun acara agak molor, karena nunggu Miu datang, tapi lancar kok. Tujuan pertama, candi gedong songo di Bandungan. Karena tempatnay di perbukitan ( atau pergunungan ya? ) bis kami tidak bisa naik. Padahal jarak masih 6 km. Akhirnya kami menyewa angkot. Bayar ekstra tapi nggak apa-apa lah. Sampai disana, mulut kami tak berhenti berdecak kagum. Lanskap di bawah, pemandangan kota Semarang, betul-betul memukau. Apalagi di kelilingi gunung yang menjulang tinggi, AlhamduliLlah, subahanaLlah, indah sekali! Untuk melihat candi-candi yang ada, kami harus sedikit, eh banyak ding, mendaki. Jarak antar candi lumayan jauh. Sayang, ada beberapa candi yang sudah rusak. Ndilalah, Indonesia, kok ya..
Setelah foto-foto narsis disana-sini. Kami turun, karena harus melanjutkan perjalan ke MAJT, masjid Agung Jawa Tengah. Tolong jangan tanya rute, sebab saya merem sepanjang jalan. Bangun-bangun sudah sampai parkiran masjid. Hehehe.
Kesan pertama masjid ini, BESAR, RAPI, INDAH, EKSOTIS, ATRAKTIF, IMAJINATIF ( 3 yang terkhir saya ngawur ^^) . waktu saya masuk, yang muncul di benak saya, ni masjid kok kayak mal ya. Jan betah disini. Coba semua masjid kayak gini, masjid-masijd nggak kalah rame dengan mall ya. Arsitektur masjid ini benar-enar memukau. Luuuuuuas banget! Baguuuuuuus banget! Di dalam masjid ada liftnya juga lho, tapi rusak. Ndilalah, Indonesia kok ya..
Setelah sholat, kami menuju menara masjid setinggi 19 lantai. Jujur, sebagai cah ndeso, saya baru kali itu berada di bangunan yang tingginya 19 lantai. Untuk diperbolehkan naik lift ( tiket sih sebenarnya) kami harus bayar 5000. Lumayan dapet ’bonus’ marimas 2 sachet. Liftnya tergolong cepet lho, 1,2,3 ujug-ujug 18 trus 19. nggak sampai satu menit deh kayaknya, udah tiba di puncak. Waaaa.. jadi inget tadi di gedong songo. Nonton city view yang keren. Ada teleskop juga disana. Tapi teleskopnya kayak telepon umum. Soalnya kalau mau make harus pake koin 500an. Banyak cah ndeso yang belum pernah pegang teleskop pada antri, termasuk saya. Menurut saya, jebule biasa saja. Lebih bagus melihat dengan mata telanjang.
Puas berkeliaran di MAJT, ST berlanjut di Simpang Lima. Kami jalan-jalan di mal ciputra. Cuma di beri waktu 2 jam. Saya dan Miu, sempat foto-foto gila di photobox, hasiknya biasa saja. Lha wong Cuma 10000. setelah itu, saya ajak Miu nonton. Miu nolak, takut telat. Saya yakinkan, enggak! Kita tanya dulu, durasi filmnya berapa. Masih jam setengah 4. masih ada waktu 90 menit. Kebetulan, ada film yang mau diputar, GARUDA DI DADAKU. Waktunya 90 menit. Siip! Cocok! Berkali-kali Miu merengek, kalo telat gimana, saya bilang, nggak telat! Waktunya pas! Akhirnya kami nonton juga. Nanti deh saya kasih review film ini. Pokoknya ini salah satu tontonn wajib keluarga Indonesia! Film yang mendidik bukan seperti SINETRON atau INFOTAINMENT.
Setelah film itu usai, jam di tangan saya sudah menunjukkan jam 5 lewat 10 menit. Saya langsung lari sama Miu. Sampai di depan parkiran, Melita telpon. Saya jawab, sudah di depan Bis. Dengan wajah nyengir, saya masuk. Ternyata, benar kata miu, kami telat. Hehehe. Miu bilang, nad jangan bilang-bilang kalau kita nonton. Saya bilang, iya. Nggak bilang kok, (tapi saya posting di blog). Hheheh…
Dari simpang lima, Lawang sewu adalah tujuan berikutnya. Waktunya udah sore-sore gitu. Jadi nuansanya tambah horor. Kami masuk dengan 2 guide. Saya sama miu, gandengan kenceng banget. Takut saya nggandeng yang lain, takut bukan miu yang saya gandeng. Kami muter-muter dalam kegelapan yang hanya di terangi oleh senter. Bener-bener horor. Tapi sebenarnya bagus sih. Ada mozaik jendela kaca, yang walaupun udah sore, kelihatan baguuuuuuuuuuuus banget. Warnanya masih awet padahal lawang sewu itu dibangun 105 tahun yang lalu! Kami kemudian naik. Kata pak Guide, lawang sewu juga dippakai untuk syuting film Ayat-ayat cinta. Kami ditunjukkan flat Maria. Pancen bener jebule, mirip dengan di film. Bedanya di film suasananya nggak horor. Lalu kami menuju Gudang. Dulu, waktu jaman belanda, memang gudang, tapi saat jaman Jepang, gudang menjadi tempat PEMBANTAIAN! Saya langsung menjerti mendengar kata itu. Merinding!!!!
Ada juga lorong misteri. Konon, di lorong misteri sering muncul hantu. Kami di tantang untuk melewati berempat saja, tidak ada yang berani. Huuuuuuuuuuuu, penakut semua! (termasuk saya). Puas muter-muter, kami keluar. Lega,akhirnya keluar juga.
Dalam kondisi horor begitu, kami masih sempat foto-foto. Dasar. Jiwa narsis.
Sesunggunhnya,liburan kali ini nggak culup hanya satu posting. Tapi, piye yo? Satu tempat nggak bisa dijelaska dengan lengkap sebetulnya. Kapan-kapan deh, saya tulis lagi. Pokoknya, that’s the real holiday!!
Thursday, 2 July 2009
HASIL OSP 2009
Friday, 26 June 2009
ZEBRA 2009

Hari Kamis dan Jum’at kemarin, tanggal 25 sampai 26 Juni 2009, saya dan keluarga besar dari Abah mengadakan acara ziaroh dan wisata keluarga. Tempat tujuannya adalah ziaroh di makam leluhur dari pihak Mbah Kakung, Mbah Asrori.
Sayangnya tidak semua bisa hadir, ada beberapa berhalangan. Dari keluarga saya sendiri, Mbak Widad, kakak sulung saya, tidak bisa ikut sebab sedang test pondok. Dari keluarga Bulik Sintho’, Dek Iza dan Dek Naja absen juga. Dari keluarga Lek Sa’id, Dek Lubaid nggak datang. Dari keluarga Lek Aqil, Blik Ivati, Tata dan Nabih yang tidak ikut. Kemudian dari keluarga Lek Kholil, Bulik Inay dan Khulail absen. Walaupun banyak yang tidak bisa hadir tapi peserta ( agak canggung menyebut peserta, serasa sedang lomba) cukup banyak, 38 orang. Itu baru dari Bani Asrori lho, belum termasuk sopir dan mertua Lek Ma’ruf yang ikut juga Mbah Karto yang kepincut ikut. Yang terakhir saya sebut ini, Mbah Karto adalah sepupu Mbah Ahmad. Mbah Ahmad adalah ayah dari Mbah Kholil. Pendek kata, Mbah Karto ini sepupu dari Mbah Buyut saya. WAW!!
ZEBRA- ziaroh wisata bani Asrori- ini dimulai dari ziaroh ke makam Mbah Asrori, Ayah dari Ahmad Haroen Asrori ( Alm) ayahanda saya, juga Mbah Ahmad Kakung Putri, Mbah Buyut saya. Setelah itu ZEBRA meluncur ke Salam Kanci ke makam Mbah Kholil, Mbah Canggah saya. Begitu istilah jawanya. Jadi Mbah Kholil ini adalah Mbah Buyutnya Abah saya. WAW kan!!
Lanjut acara ke Dilem, sowan ke tempat Mbah siapa, saya lupa namanya. Pokoknya sudah sepuh. Lanjut kemudian ke Makam Mbah Chasanah, kalau nggak salah nih. Mbah Chasanah ini adalah istri dari Mbah Kholil. Setulah itu kami, ZEBRA berlanjut ke Kalangan, ke makam Mbah juga. Tapi saya kurang paham, Mbah siapa.
Setelah urusan ziaroh di daerah Magelang ini beres, ZEBRA segara menuju Jogja, lebih tepatnya pantai Parang Tritis. Seru banget! Kita bisa puas main pasir, main ombak, sampai saya teles klebes, basah kuyup! Nggak lupa saya juga naik kuda lho, sendiri! Agak ngeri juga soalnya kudanya, beringas gitu deh. Hampir jatuh juga, untung selamat.
Selain foto-foto dan mengejar ombak, sunset juga cukup menarik. Kami baru hengkang dari bibir pantai setelah mentari benar-benar pulang. Samapai agak malam kami disini, sebab makan-makan dulu gitu deh sampai kenyang.
Setelah itu ZEBRA ke tempat Mbah Andi’. Mbah Andi’ ini adalah sepupu dari Mbah Rayi saya. Kami menginap disana. Makan malam dan makan pagi juga disana. Lumyan masakan enak, tidur pulas, silaturahmi jalan terus! Paginya, setelah sarapan dan ziaroh ke Mbah Mujab, suami dari Mbah Andi’, (Mbah Andi’ ini wanita lho ya. Jangan salah!) kam segera menuju taman pintar.
Saya dan banyak sepupu lain baru pertama kali ini ke Taman Pintar Jogjakarta. Lumayan juga. Bisa nambah ilmu pengetahuan. Banyak hal baru yang saya tahu, nyobain gempa, lihat simulator tsunami, dan yang paling seru nonton fiml 4D! Seru banget! Nyesel kalau ke Taman Pintar tapi nggak sempat nonton film 4D.
Abis itu, kami ke Gerjen di daerah Sleman. Silaturahim ke Pakde Asrori ( jangan bingung, nama Mbah saya juga Asrori. Tapi Asrori yang ini itu masih tunggal Canggah sama Abah saya) sekaligus ziaroh ke tempat orang tua dari Mbah Kholil, Mbah Canggah saya. Istilah jawa dari orang tua Mbah Canggah adalah Mbah Udhek-udhek siwur. Cukup aneh ya? Hehehe..
Perjalanan kami berakhir disini. Setelah dari Gerjen Kami segera kembali ke Magelang. Senang, dengan kebersamaan yang sangat menyenangkan ini sekaligus sedih karena kebersamaan ini akan segera berakhir.
Lek Ma’ruf, paman saya yang berdomisili di Surabaya, tidak menginap lagi. Setelah Maghrib Lek MA’ruf kembali ke Surabaya dan kakak saya, Mas Nabil Haroen, ikut, nunut sampai Kediri. Padahal, saya baru ketemu mas Nabil hari Kamis, Jumat sudah harus pisah. Saya masih kangen, tapi ya mau bagaimana lagi. Sekuat apappun saya menahan, air mata itu jatuh juga, bagi saya perpisahan memang selalu ngilu dan membuat saya semakin rindu pada pertemuan berikutnya.
SAMPAI JUMPA DI ZEBRA SELANJUTNYA!!
Tuesday, 23 June 2009
tanggal 9-10 Juni 2009, di hotel Patra Jasa Semarang. tim olimpiade sains nasional dari kota magelang bidang komputer dan astronomi bertanding pada hari itu. manusia-manusia itu adalah saya, viko adi , kevin kuhu untuk komputer, daniel, kamal, dan arga untuk astronomi. dan untuk pembimbing, Pak Astho
kami tiba di hotel itu sekitar jam 2. saya yang cah ndeso, agak heboh, soalnya baru pertama kali nginep di hotel, hotel berbintang pula!!! fasilitas hotelnya lumayan. saya sangat menyarankan buat yang lagi cari hotel di semarang, hotel Patra Jasa ini layak diperhitungkan!
oke, kembali ke masalah lomba yang sesungguhnya. jam 7 kami sudah harus kumpul di aula (sebenarnya bukan aula, tapi saya lupa namanya apa =D. setelah briefing dan pembagian soal dan sebagainya, lomb abaru dimulai sekitas jam setengah sembilan. waktu pengerjaan soal 150 menit. bodohnya, saya lupa nggak pake jaket, padahal duingiiiiiiiiiiin banget AC-nya!
oke, ngelantur lagi. kembali masalah lombanya itu. untuk komputer saya dapat nomor 88. klo nggak salah sih. uda lupa. hehehe..
jumlah soal ada 60. ketentuannya, kalo bener +4, salah -1, kosong 0. jelas dong saya nggak ngisi semua, dari 60 soal itu saya cuma ngerjain 37. hehehehe..^^
untuk hasil, belum tahu nih.
masih nunggu, lama banget, uda 2 minggu lebih belum ada jug ahsilnya..
tapi saya tetep sabar..
hehehe...
doakan bisa lolos ke nasional ya!!
Tuesday, 2 June 2009
hari-hari yang melelahkan dan menegangkan. Sebentar lagi OSP( oimpiade sains provinsi) dimulai tepatnya tanggal 9-10 Juni 2009. makin deg-degan, makin nggak karuan dan justru malah ngerasa nggak siap. Ya gimana ya, semakin hari kok saya malah mikir saya makin bego aja..
pertama sih masih oke-oke aja. Waktu dikasih tugas yang sederhana masih bisa dikerjain tapi makin hari kok makin susah. Salah satu tugas yang belum selesai sampai saya posting tulisan ini adalah tugas obat nyamuk. Jadi gini, saya nulis suatu kata nanti outputnya muter dalam bentuk obat nyamuk.
Contoh
Input
Nada haroen
Output
_ad
hnan
aroe
huruf yang saya bold itu adalah huruf awal terus muternya ke kanan, ke atas ke kiri, ke bawah terus ke kanan lagi.
Mumet saya bikin programnya pake pascal..
Sejauh ini saya udah bikin kaya gini
uses crt;
var
kata:string;
n,m,x,y,midx,midy,i,j:integer;
arr:array [1..10,1..10] of string;
begin
clrscr;
readln(kata);
n:=length(kata);
m:=trunc(sqrt(n))+1;
if m mod 2=0 then
begin
midx:=m div 2+1;
midy:=m div 2;
end else
if m mod 2=1 then
begin
midx:=m div 2+1;
midy:=midx;
end;
x:=midx;
y:=midy;
for i:=1 to n do
begin
if (x>=midx) and (y<=midy) then
begin
if arr[x,y]='' then
begin
arr[x,y]:=kata[i];
end else
if arr[x,y+1]='' then
begin
arr[x,y+1]:=kata[i];
inc(y);
end else
if arr[x+1,y]='' then
begin
arr[x+1,y]:=kata[i];
inc(x);
end;
end
else if (x>=midx) and (y>midy) then
begin
if arr[x,y]='' then
begin
arr[x,y]:=kata[i];
end else
if arr[x,y-1]='' then
begin
arr[x,y-1]:=kata[i];
dec(y);
end else
if arr[x-1,y]='' then
begin
arr[x-1,y]:=kata[i];
dec(x);
end else
if arr[x,y+1]='' then
begin
arr[x,y+1]:=kata[i];
inc(y);
end;
end
else if (x
begin
if arr[x,y]='' then
begin
arr[x,y]:=kata[i];
end else
if arr[x,y-1]='' then
begin
arr[x,y-1]:=kata[i];
dec(y);
end else
if arr[x-1,y]='' then
begin
arr[x-1,y]:=kata[i];
inc(x);
end;
end
else if (x
begin
if arr[x,y]='' then
begin
arr[x,y]:=kata[i];
end else
if arr[x,y+1]=''then
begin
arr[x,y+1]:=kata[i];
inc(y);
end else
if arr[x+1,y]='' then
begin
arr[x+1,y]:=kata[i];
inc(x);
end;
end;
end;
for i:=1 to m+1 do
for j:=1 to m+1 do
begin
if arr[i,j]<>' ' then
begin
if j=m+1 then writeln(arr[i,j]) else write(arr[i,j]);
end else write('_');
end;
readln;
end.
Bingung??
Saya juga. Itu aja masih bermasalah..T.T..
Ada dua tugas lagi yang saya masih belum bisa juga. Makin sedih deh.. temen saya, viko, udah berhasil bikin 2 program saya satu aja belum beres. Sedih deh..
Saya ngerasa agak minder gitu deh sekarang. Padahal waktu yang tersisa tinggal seminggu. Apa emang otak cewek dibawah otak cowok ya? Nggak tahu deh..
Yang saya tahu sebenarnya bidang saya itu di nulis. Suruh saya bikin cerpen 10 halaman, jadi! Tapi kalau progamming?!!! Hopeless deh..T.T..
Gara-gara sibuk persiapan buat lomba ini, saya jadi nggak sempet nulis, puisi aja nggak sempet. Padahal, buat saya sehari tanpa nulis rasanya hampa. Seminggu lebih ini saya udah nggak nulis. Saya kangen bermesraan dengan kata, bercumbu dengan diksi dan metafora. Saya rindu berimaji, saya rindu menulis lagi.
Sekedar informasi, buat olimpiade sains provinsi bidang komputer yang dipakai untuk progamming itu free pascal.
Free Pascal (FPC) adalah kompilator Pascal sumber terbuka dengan dua fitur utama: kompatibilitas Delphi tingkat tinggi dan ketersediaan berbagai platform, termasuk Windows, Mac OS X, dan Linux. Kompatibilitas Free Pascal dengan Delphi termasuk tidak hanya dukungan yang sama untuk bahasa pemrograman Object Pascal yang digunakan Delphi, tapi juga untuk banyak librari atas rutin bertenaga dan kelas yang baru dikenal Delphi. Ini termasuk unit familier seperti System, SysUtils, StrUtils, DateUtils, Classes, Variants, Math, IniFiles dan Registry, yang disertakan dengan Free Pascal pada semua platform yang didukung. Free Pascal juga menyertakan unit seperti Windows, ShellAPI, BaseUnix, Unix dan DynLibs untuk mengakses spesifik fitur ke sistem operasi. Ada lusinan unit yang menjadi inti dari apa yang biasanya dirujuk sebagai Free Pascal run-time library (RTL). saya ambil definisi dari sini.
pusing nggak baca definisi diatas?
say pusing pas pertama kali ketemu, apalagi tampilannya nggak banget. kaya gini ini.
oke deh, udah soal pascalnya. saya lagi pengen melampiaskan kenangan dengan kata dan makna. rindu saya bermain dengan mereka.
ah, semoga ini segera selesai dan saya bisa mendapat hasil yang terbaik. doakan ya!


